dear didi,
hari ini minggu.cukup cerah dan sekaligus aku punya banyak waktu luang untuk merenung
iseng-iseng baca lagi postingan hari sabtu kemarin,entah kenapa kata2 ku sepertinya dalam sekali artinya di (sombong dikit ga apa kan
) kayaknya masih bisa dikembangkan dech,dan hari ini aku mau mencoba mengembangkan kata-kata itu.
memang tidak salah kita berupaya keras memahami sesorang yang kita anggap dekat,namun masalahnya apakah orang tsb juga mau memahami kita juga.kenapa tidak lebih mudah untuk belajar memahami seseorang yang memang telah atau sudah memahami kita memedulikan kita
kata-kata di atas murni buatanku lho di,hihihi.menurutku memang hal sulit bagi beberapa orang untuk mengekspresikan diri mereka kepada temannya yang dekat.tapi kayaknya dalam hubungan pertemanan kan memang harus ada hubungan timbal balik di.karena sebenarnya teman dekat/sahabat adalah hubungan yang saling mengisi dan saling melengkapi kekurangan masing2 kan??
aku punya sebuah ilustrasi untuk memudahkan memahami kata2 yang aku cetak tebal.ambilah contoh seorang produsen ingin sekali mencari penyanyi baru yang sangat cocok di hatinya.setelah melakukan beberapa audisi ternyata para kontestannya di bagi menjadi 2 kelompok:
1.orang yang berteknik tinggi dan vokal yang kuat.sebenarnya seklilas kalau kita melihat sekilas,sepertinya penyanyi yang berteknik tinggi pasti menjanjikan sekali bukan? tapi apa benar seperti itu di?i dont think so,teknik boleh mahir tapi apa dia bisa “membuat” lagu yang dinyanyikan itu menjadi enak?apa dia bisa membuat penikmat musik merasa nyaman dengan suaranya???jawabannya belum tentu.apalagi bila penyanyi itu tidak punya feel yang pas.
2.orang yang teknik vokal biasa tapi penjiwaannya kuat.mungkin bagi orang yang awam,yang selalu terpukau dengan teknik vokal yang dasyat pasti meremehkan orang yang seperti ini.tapi buat aku tidak sama sekali.bagiku teknik vokal adalah no ke sekian,bagiku penjiwaan adalah yang terutama.bagaimana dia bisa membawakan lagu dengan feel yang pas dan kita mungkin bisa terbuai dengan suara nya.dan tidak semua penyanyi bisa seperti ini lho di
halnya sama dengan kita berteman atau menjalin persahabatan di
bisa jadi kita bertemu dengan orang yang berkepribadian menarik,good attitude,mau menerima kritik,bisa di percaya dan kelihatan dewasa.secara otomatis kita pasti ingin sekali berteman bahkan bersahabat dengan orang demikian donk,benar ga?bisa jadi kita merasa dia orang yang pas untuk kita menjalin persahabatan.namun sekarang,apa benar dia juga menganggap hal yang sama?apa orang itu mau peduli sama kita atau justru cuek?apa orang itu memahami kita?apa orang itu benar benar bisa membuka hatinya dan percaya kepada kita?belum tentu iya di jawabannya.mungkin orang yang seperti ini terlalu asyik dengan kepribadiannya,sehingga dia selalu mengharapkan orang lain lha yang harus memahami dia.namun tidak dia berpikir sedikit saja,memahami perasaan dr temannya??? orang yang seperti ini bisa disamakan dengan orang yang punya teknik tinggi tapi belum bisa meng-enakan lagu.
berbeda mungkin dengan orang,ya mungkin secara personality ga sebagus orang yang di sebutkan di atas.mungkin dia biasa saja,tidak berkepribadian menarik.bahkan mungkin cenderung semau nya.namun belum tentu orang yang seperti ini,tidak bisa bersahabat.dalam kasus tertentu,bisa jadi orang yang seperti ini justru lebih bisa memahami kita,lebih bisa mengerti kita.dan itu membuat kita jadi lebih enjoy dan tidak perlu merasa tertekan dengan sahabat di
jadi personality yang bagus tapi tanpa diimbangi rasa mau mengenal dan terbuka dengan orang lain kayaknya percuma saja di.mungkin untuk beberapa saat orang akan terkagum dengan personalitynya,tapi untuk jangka lama bisa jadi orang akan berpikir,”duh sahabat kok seperti ini sie?” kayaknya memang sekarang yang terpenting menurutku adalah “feel” rasa kita lebih memperhatikan,memahami dan beradaptasi.dan untuk melakukan itu semua,tidak perlu dengan sifat&personalty yang wow. aku yakin semua orang pasti bisa melakukannya di
ya semoga dengan aku menulis ini,bisa membuat temanku dan juga saya (yang memang jauh sekali dari kesempurnaan) bisa sama sama belajar untuk berubah.berubah bukan untuk orang lain,tapi untuk kebaikan diri sendiri.amin ^^
nb:bagaimana ya reaksi didi kalo tau aku nulis seperti ini,hmm kayaknya bakal ngakak habis-habisan.hihihi.keliatan lebay ya ^^